2 September 2011

Indonesia Wajib Maksimalkan Laga Kandang

Kekalahan di kandang Iran memang mengecewakan. Tapi, timnas Indonesia tak boleh patah arang karena masih ada sisa lima pertandingan di mana tiga di antaranya akan dimainkan di kandang sendiri.

Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Iran dalam pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, Jumat (3/9/2011) malam WIB. Meski bisa menahan imbang 0-0 pada babak pertama, tim 'Merah Putih' akhirnya menyerah 0-3.

"Pada babak pertama anak-anak bermain baik, tetapi secara fisik mereka memang masih belum maksimal. Iran memiliki pemain berpostur tubuh tinggi, tidak heran jika mereka bisa memanfaatkan bola-bola atas. Apalagi secara peringkat dunia, mereka jauh di atas kita," kata pelatih Indonesia, Wim Rijsbergen.

"Seharusnya pemain bisa lebih konsentrasi. Mereka sudah berusaha keras, sayang memang hasilnya ternyata kurang cukup," sesalnya.

Meski saat ini menghuni posisi juru kunci Grup E, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran berikutnya masih terbuka lebar. Untuk memuluskannya, Firman Utina dkk. harus mampu meraih poin penuh saat berlaga di kandang sendiri.

"Pertandingan kandang dan tandang memiliki efek berbeda. Kita di Indonesia punya suporter yang banyak dan luar biasa. Di pertandingan kandanglah nanti kami akan berusaha mencuri poin kemenangan," ujar Rijsbergen.

"Jika kami bisa berkoordinasi selama 90 menit dan mampu menahan bola, maka kami memiliki peluang lolos dari grup," tutur pria asal Belanda ini.

Selasa (6/9/2011) besok, ujian kandang pertama akan dihadapi Indonesia. Tim 'Merah Putih' akan menjamu Bahrain di Gelora Bung Karno.

sumber: http://www.olahraga.com/sepakbola/liga-indonesia/26244-indonesia-wajib-maksimalkan-laga-kandang.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar