23 Agustus 2011

Dalglish: Carroll Terlalu Dipaksakan

Dengan banderol tingginya, Andy Carroll punya beban untuk selalu tampil baik. Kalau hingga sekarang dirinya belum bisa perform maksimal, itu karena Carroll terlalu "dipaksakan" meski kondisinya belum fit.

Datang dengan harga 35 juta poundsterling dari Newcastle United, Carroll langsung mendapat ekspetasi besar untuk bisa menggantikan posisi Fernando Torres yang hengkang ke Chelsea.

Namun karena ia saat itu tengah dibebat cedera, maka Carroll tak bisa maksimal. Di musim lalu dari sembilan penampilannya, ia cuma mampu membuat dua gol. Sementara di musim ini, dari dua laga penyerang 22 tahun itu masih nihil.

Tentu publik khususnya fans Liverpool menunggu aksi terbaik Carroll dalam membobol gawang, seperti yang ditunjukkan saat berseragm Newcastle. Namun Kenny Dalglish sebagai manajer menilai klub juga punya andil dalam belum membaiknya performa Carroll. Kenapa?

"Kebugaran Andy meningkat sejak musim lalu karena dia belum pernah fit sepenuhnya ketika datang ke sini," ungkap Dalglish di Guardian.

"Kami terlalu memaksakannya mungkin di awal lebih dari yang kami harusnya lakukan musim lalu. Ini jelas tidak adil untuknya. Lebih baik menilainya saat dia sudah fit sepenuhnya," sambungnya.

"Musim lalu kami terlalu "keras" padanya dan terlalu banyak meminta darinya. Musim ini ia terliha lebih fit. Andy masih 22 tahun. Setiap kali dia bermain, orang-orang akan menanyakan apakah ini yang terbaik yang dia bisa lakukan. Tapi Anda tidak akan pernah berhenti. Anda selalu ingin jadi lebih baik," simpulnya.


sumber: http://olahraga.com/sepakbola/liga-inggris/25966-dalglish-carroll-terlalu-dipaksakan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar